Setoran BNI Tak Cukup, BUMN-BUMN Kecil akan Dilepas

Setoran BNI Tak Cukup, BUMN-BUMN Kecil akan Dilepas

- detikFinance
Jumat, 03 Agu 2007 08:37 WIB
Jakarta - Setoran privatisasi untuk APBN sebesar Rp 4,7 triliun yang sebelumnya diharapkan dapat terpenuhi dari privatisasi PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), ternyata tidak terpenuhi. Pemerintah mengkaji penjualan BUMN-BUMN kecil guna menutupi kekurangan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Meneg BUMN Sofyan Djalil ketika ditemui di sebuah acara yang diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (2/8/2007) malam. "Jadi sebenarnya target setoran privatisasi Rp 4,7 triliun bukan berarti dari BNI. Sebelumnya kita berpikir jika pasar bagus sekali dan tidak ada gangguan mungkin BNI bisa dapat cukup bagus. Tapi kan kita tidak pernah tahu karena kondisi pasar yang seperti ini, maka nilai BNI kemarin itu yang terbaik, sehingga target Rp 4,7 triliun tidak bisa terpenuhi," paparnya. Sofyan menambahkan, nantinya akan diadakan rapat kebinet menteri-menteri bidang ekonomi untuk melihat bagaimana cara untuk mencapai target Rp 4,7 triliun tersebut. "Bisa dari BUMN-BUMN kecil yang bisa kita jual, tapi bisa juga kalau ternyata penyerapan (absorbsi) anggaran kurang bagus, barangkali jika setoran privatisasi kurang sedikit tidak masalah," katanya. Sofyan menyadari bahwa nilai jual BUMN-BUMN kecil tersebut tidak cukup untuk menutupi kekurangan setoran privatisasi. "Tapi kalau memang pemerintah membutuhkan sekali setoran privatisasi untuk APBN, kita punya beberapa BUMN yang akan kita jual sedikit untuk memenuhi target tersebut, jadi kita lihat kebutuhannya nanti bagaimana," imbuhnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads