SBY akan 'Dikuliahi' Muhammad Yunus Soal Kemiskinan
Selasa, 07 Agu 2007 10:47 WIB
Jakarta - Peraih Nobel Perdamaian dari Bangladesh, Muhammad Yunus akan memberikan kuliah umum didepan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Yunus yang merupakan pesaing SBY saat nominasi Nobel tersebut akan mengusung tema kuliah "We can put poverty into museums".Menurut informasi yang diperoleh detikFinance, kuliah umum akan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/8/2007) pukul 14.00 WIB. Selain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kuliah juga akan diikuti oleh seluruh tim ekonomi, kalangan perbankan nasional dan BUMN. Yunus pada Oktober 2006 berhasil meraih Nobel perdamaian. Yunus dan Grameen Bank berhasil meraih penghargaan bergengsi itu karena telah memberikan pinjaman kepada rakyat miskin tanpa jaminan finansial.Komite Nobel Norwegia menyatakan, perdamaian abadi tidak dapat dicapai kecuali kelompok-kelompok populasi besar menemukan cara untuk memberantas kemiskinan. Dan kredit mikro yang dirintis Yunus dan Grameen Bank adalah salah satu caranya.Kemenangan Yunus itu sekaligus memupuskan peluang Presiden SBY untuk memenangkan penghargaan itu. SBY masuk ke bursa itu karena dianggap berperan untuk menghentikan konflik di Aceh.
(qom/ir)











































