PLN Teken 3 PLTU Proyek Listrik 10.000 MW

PLN Teken 3 PLTU Proyek Listrik 10.000 MW

- detikFinance
Selasa, 07 Agu 2007 10:45 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akhirnya meneken kontrak engineering, procurement, and construction (EPC) 3 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang termasuk program 10.000 MW. Ketiganya sempat tertunda 3 bulan karena belum disepakatinya penjaminan pemerintah bagi lembaga keuangan Cina. Ketiganya adalah PLTU Teluk Naga (Banten 3) 3x315 MW, PLTU Pacitan (Jatim 1) 2x315 MW, dan PLTU Pelabuhan Ratu (Jabar 2) 3x350 MW."Penandatanganan kontrak PLTU 10 ribu MW saat ini sudah mencapai 60 persen" kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, dalam sambutan di acara penandatanganan di gedung PLN, Jakarta, Selasa (7/8/2007). Dengan ditandatanganinya pembangunan 3 PLTU ini melengkapi 5 PLTU di Jawa yang sudah ditandatangani Maret lalu. Sedangkan satu lagi, yaitu PLTU Tanjung Awar-awar baru ditandatangani Letter Of Intent (LoI) kali ini. Selain kontrak pembangunan, juga ditandatangan kontrak pasokan batubara untuk ketiga PLTU tersebut dan Tanjung Awar-awar.PLTU 1 Jawa Timur (Pacitan) 2x315 MW dg pengembang Dongfang Electric Corp dan Dalle Energy. Nilai kontrak US$ 344,971 juta dan Rp 1,230 triliun. PLTU 2 Jawa Barat (Pelabuhan Ratu) kapasitas 3x350 MW. Pengembang konsorsium Shanghai Electric Corp Ltd dan Maxima Infrastruktur. Nilai kontrak US$ 566,984 juta dan Rp 2,205 triliun. PLTU 3 Banten (Teluk Naga-Lontar) kapasitas 3x15 mw. Pengembng konsorsium Dongfang Electric Corp dan Dalle Energy. Nilai kontrak US$ 547,459 juta dan Rp 1,890 triliun. Pembangunan 3 proyek dimulai setelah signing/i> kontrak dan selesai kira-kira 30 bulan untuk unit 1. Pembanguan unit II diperkirakan 33 bulan setelah unit 1 selesai dan pembangunan unit 3 selama 36 bulan. Ketiga proyek ini dibiayai 15 persen anggaran PLN dan 85 persen berupa buyer credit. "PLN akan membiayai 15 persen diantaranya dari obligasi," katanya. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads