Perhiasan Perak RI Paling Laris di Amerika

Perhiasan Perak RI Paling Laris di Amerika

- detikFinance
Rabu, 08 Agu 2007 11:09 WIB
Jakarta - Dari seluruh produk kerajinan Indonesia yang dipamerkan di California Gift Show 2007 pada 17-20 Juli lalu, perhiasan perak merupakan produk yang paling laris.Dalam pameran tersebut diikuti oleh 34 perusahaan Indonesia dari beberapa sentra produksi seperti Solo, Yogyakarta, Surabaya, Pandaan, Bali dan Jakarta yang memproduksi kerajinan kayu, tas tangan dari kulit dan tekstil.Pameran Gift tahunan di California merupakan salah satu ajang pameran terbesar untuk produk Gift di Amerika disamping New York dan San Francisco. CGS 2007 yang diikuti 11.000 perusahaan, dikunjungi 23.000 buyers.Keikutsertaan Indonesia kali ini merupakan salah satu upaya mempertahankan pasar dan juga mendorong peningkatan ekspor dengan menjalin hubungan dagang para pengusaha sekaligus mencari distributor baru untuk produk kerajinan tangan."Jenis produk yang menjadi perhatian para pembeli Amerika adalah perhiasan perak Indonesia yang memperoleh trial order sebesar US$ 221.748.96 atau sebesar 89 % dari total perolehan trial order," kata Kepala BPEN Bachrul Chairi dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (8/8/2007).Beberapa perusahaan Indonesia yang menampilkan berbagai tas kulit dan tekstil dengan desain yang unik dan eksotik memberikan juga daya tarik tersendiri bahkan tas bordir dari Aceh juga menarik minat para retailer Amerika.Buyers yang berkunjung ke Paviliun Indonesia di CGS 2007 mencapai 500 orang untuk empat hari pameran. Jumlah itu melampaui buyers yang datang ke Anjungan Indonesia di San Francisco (SF) tahun lalu sebanyak 300 orang. Demikian pula transaksi yang diperoleh selama pameran berangsung mencapai US$ 248.392,96 melampaui nilai perolehan di SF sebesar US$ 140.235,30, yang merupakan peningkatan sebesar 77,12 persen.Jumlah perolehan trial order tersebut belum termasuk kontak dagang yang masih dalam negosiasi yang memerlukan tindak lanjut setelah para peserta kembali ke Indonesia, bahkan ada lima perusahaan yang belum memberikan laporan hasil saat pameran CGS 2007. Perusahaan tersebut seusai pameran terus melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di Amerika seperti Sandiego, New York, Washington untuk menjajaki peluang bisnis dan mencari kontak dengan buyers setempat.Adapun jenis perhiasan yang diminati terdiri dari Anting, kalung, cincin, Bros dan gelang dari perak dan sebagian merupakan perhiasan yang dikombinasi dengan gemstone. Pembelinya berasal dari berbagai wilayah di AS, namun umumnya adalah retailer, Galery dan juga beberapa whole saler. Diantaranya buyers dari Department Store Fifth venue.Ekspor Indonesia untuk produk kerajinan ke pasar Amerika mencapai US$ 219,3 juta pada tahun 2005 dan meningkat menjadi US$ 250,6 juta pada tahun 2006 yang terdiri dari Aneka kerajinan, Batu batuan dan Keramik, Kayu, Rotan dan sejenisnya, serta Logam dan Tekstil.Sedangkan perhiasan perak yang masuk dalam kategori logam meraih nilai ekspor sebesar US$ 1.01 juta pada tahun 2005 dan meningkat menjadi US$ 23 juta dengan share 9,21 persen dari total ekspor kerajinan Indonesia pada periode yang sama. (arn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads