Purnomo Tak Permasalahkan Bunga Pinjaman Crash Program

Purnomo Tak Permasalahkan Bunga Pinjaman Crash Program

- detikFinance
Rabu, 08 Agu 2007 14:52 WIB
Jakarta - Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro tak mempermasalahkan besaran bunga yang harus ditanggung PLN untuk crash program proyek pembangunan PLTU 10 ribu MW.Baginya tak masalah berapapun bunga yang akan diterima PLN asalkan masih bisa masuk dalam range generation cost yang berkisar US$ 4-5 sen/Kwh.Sebelumnya jaminan penuh yang hanya diberikan untuk Sinosure terkait proyek 10 ribu MW sempat dikhawatirkan bisa memicu bunga yang tinggi dari lembaga keuangan yang tidak mendapat jaminana penuh dari pemerintah."Jadi kita lihat. Kalau tanpa jaminan, rangenya masih dalam generation cost pembangkit batubara, ya diambil PLN," kata Purnomo disela-sela pencoblosan di lokasi rumahnya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2007).Lebih lanjut Purnomo menjelaskan, dalam perhitungan biaya pembangkit, suku bunga masuk dalam komponen modal (komponen A). Selain itu ada juga komponen B yang mencakup operasi dan perawatan, komponen C yang mencakup perhitungan bahan bakar, dan komponen D yang mencakup perhitungan transmisi dan distribusi.Namun ia menegaskan, sekalipun masuk dalam perhitungan PLN, besaran bunga itu juga harus masuk dalam perhitungan keuangan negara."Kalau yang itu yang atur Departemen Keuangan," tambahnya.Sebelumnya, Dirut PLN Eddie Widiono menyatakan, jaminan penuh dari pemerintah memang hanya diberikan bagi pembangkit yang mendapat pinjaman Sinosure. Sedangkan pemberi pinjaman seperti China Exim menyatakan sudah puas dengan jaminan pemerintah sesuai PMK 146.Namun dengan tidak adanya jaminan penuh, bunga yang diberikan tentu akan lebih tinggi. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads