Menristek: Pertandingan BBM vs BBN Tak Imbang

Menristek: Pertandingan BBM vs BBN Tak Imbang

- detikFinance
Jumat, 10 Agu 2007 12:57 WIB
Jakarta - Perkembangan BBM (Bahan Bakar Minyak) dan BBN (Bahan Bakar Nabati) bisa diibaratkan sebagai sebuah pertandingan yang tidak seimbang. BBM bisa lebih murah karena disubsidi, sementara BBN tidak disubsidi.Hal tersebut disampaikan Menristek Kusmayanto Kadiman disela-sela acara Peringatan Hari Teknologi Nasional di gedung BPPT, Jl Thamrin, Jakarta, Jumat (10/8/2007)."BBN nggak jalan karena apa, dia kalah sama BBM, karena pertandingan yang tidak imbang. Ini (BBM) diinjeksi subsidi, yang satunya disuruh melawan kompetisi terbuka," katanya. Karena ia mengusulkan ke wapres agar sebagian subsidi BBM dialihkan ke BBN. "Seperti saya tadi bilang ke Pak JK. Pak, ini bukan subsidinya yang tambah besar, tapi digeser aja sebagian," lanjutnya.Lambatnya perkembangan BBN, menurut Kusmayanto, juga disebabkan karena adanya ganjalan masalah sosio-politik. Padahal dari segi teknologi pengembangan BBN sudah tak ada masalah. Selain itu ada dua hal lagi yang menjadi tantangan pengembangan BBN. Pertama adalah koordinasi lintas sektoral dan koordinasi vertikal antara pempus dan pemda. "Dua hal itu masih jadi PR besar bagi kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpin SBY JK. Jadi antar kementrian, dan hubungan dengan propinsi dan kota," katanya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads