Fahmi: Cina Paling Diuntungkan

Fahmi: Cina Paling Diuntungkan

- detikFinance
Jumat, 10 Agu 2007 15:23 WIB
Jakarta - Menteri Perindustrian Fahmi Idris mendesak pihak yang berkompeten dalam masalah hubungan dagang Indonesia-Cina untuk merundingkan masalah hambatan dagang. Dalam perundingan itu jangan sampai ada rasa rendah diri.Dalam situasi seperti ini yang diuntungkan adalah pihak Cina mengingat neraca perdagangan Cina lebih besar dari Indonesia.Hal tersebut disampaikan Fahmi Idris di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (10/8/2007)."Perundingan itu jangan ada rasa rendah diri, kita seimbang kalau dia larang kita juga larang, kita kan saat ini untuk makanan kan masih public warning statusnya, ini yang diuntungkan Cina balance of trade-nya menguntungkan Cina, ekspor kita turun terus tapi impor Cina naik terus," ujarnya.Mengenai hubungan dagang seharusnya kedua belah pihak yang berwenang untuk saling berunding. "Jangan saling tembak menembak kita sudah ketembak dalam msalah larangan ekspor ikan ke sana," ujar Fahmi.Kalau masalah Cina ini tidak segera terselesaikan Fahmi khawatir permasalahan akan meluas. Yang sudah terkena dampak dari larangan impor itu adalah pengusaha ikan asal Sulawesi yang selama ini ekspor ke Cina."Mereka diminta untuk membuka pasar negara lain, tapi kan perdagangan internasional tidak bisa tiba-tiba kita ubah," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads