Tetap Prima Berbiofuel 3.000 Km

Ekspedisi BBN 2007

Tetap Prima Berbiofuel 3.000 Km

- detikFinance
Jumat, 10 Agu 2007 16:16 WIB
Jakarta - Perjalanan Tim Ekspedisi Bahan Bakar Nabati (BBN) berakhir sukses. Sebanyak 18 Mobil merek Toyota berhasil menempuh jarak 3.000 km antara Manado-Jakarta dalam 10 hari dengan BBN. "Dari hasil uji coba ini, terbukti penambahan BBN tidak berpengaruh pada performa kendaraan," ujar GM Marketing Planning & Customer Relation Division Toyota Astra Motor, Widyawati, saat ditemui usai peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (10/8/2007). Selama perjalanan ekspedisi yang diikuti detikcom, terbukti 18 mobil Toyota tersebut tidak mengalami gangguan yang berarti selama ekspedisi berjalan. Bahan bakar campuran fosil dan nabati yang digunakan ternyata tetap prima untuk mobil-mobil tersebut. Hanya muncul satu kali gangguan ketika menempuh Trans Sulawesi. Salah satu truk Toyota Dyna yang menggunakan campuran 40 persen minyak goreng sempat ngadat di perjalanan, namun setelah dicek, ternyata disebabkan kealpaan sopir menyalakan converter untuk memanaskan minyak goreng tersebut. "Riset kita di Jepang juga sudah menemukan, kendaraan-kendaraan Toyota bisa langsung menggunakan bahan bakar nabati maksimal 15 persen kok," imbuh Widyawati.Ekspedisi diikuti oleh 18 mobil yang menggunakan bahan bakar campuran fosil dan BBN. Mobil-mobil yang digunakan adalah merek Toyota jenis Kijang Innova, Avanza, Rush, Hi Lux, Vios dan Dyna. Jenis Vios tidak diikutkan di Trans Sulawesi, hanya antara Surabaya-Jakarta. Berikut komposisi bahan bakar yang digunakan:1 Innova menggunakan premium murni1 Innova menggunakan premium dicampur bioethanol 3 persen1 Innova menggunakan premiun dicampur bioethanol 10 persen1 Innova menggunakan solar murni 1 Innova menggunakan solar dicampur biodiesel 2,5 persen1 Avanza menggunakan premium murni1 Avanza menggunakan premium dicampur bioethanol 10 persen1 Rush menggunakan premium murni1 Rush menggunakan premium dicampur bioethanol 10 persen 1 Rush menggunakan premium dicampur butanol 5 persen dan bioethanol 15 persen1 Rush menggunakan premium dicampur bioethanol 15 persen1 Rush menggunakan premium dicampur bioethanol 15 persen1 Hi Lux menggunakan solar dicampur biodiesel 20 persen 1 Dyna menggunakan solar dicampur pure plant oil (PPO) 40 persen1 Dyna menggunakan solar.1 Vios menggunakan premium1 Vios menggunakan premium dicampur bioethanol 3 persen1 Vios menggunakan premium dicampur bioethanol 10 persen. Ekspedisi ini terdiri atas 3 etape. Etape I Manado-Gorontalo-Palu sejauh 1.054 km, etape II Palu-Makassar sejauh 896 km, dan etape III Surabaya-Jakarta sejauh 971 km. Total jarak tempuh adalah 2.929 km.Emisi Lebih Rendah Ekspedisi BBN ini juga membuktikan penggunaan BBN mengurangi emisi berbahaya. Menurut Ketua Tim Ekspedisi BBN Unggul Priyanto, penggunaan BBN berhasil menekan emisi sulfur. Emisi NOX meningkat, namun tidak signifikan. "Emisi yang dihasilkan jauh lebih bersih dari pada yang menggunakan bahan bakar fosil," kata Unggul ditemui di sela-sela Peringatan Harteknas di BPPT. (aba/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads