Pabrik Gula Merah Putih Disiapkan Deperin
Minggu, 12 Agu 2007 12:38 WIB
Jakarta - Departemen Perindustrian telah ditunjuk Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menyiapkan pabrik gula merah putih dalam rangka restrukturisasi industri gula nasional.Pabrik gula merah putih ini nantinya dalam desain, sistem dan struktur seluruhnya akan mengunakan kemampuan teknologi yang dimiliki Indonesia.Demikian dikatakan Menteri Perindustrian Fahmi Idris di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2007)."Departemen Perindustrian sudah menunjuk perusahaan untuk mengkajinya, yakni Rekayasa Industri dan Barata Indonesia. Dua perusahaan tersebut sudah mulai bekerja mengkaji sejak dua bulan lalu," ungkap Fahmi.Menurutnya, tujuan restrukturisasi ini untuk meningkatkan produktivitas gula melalui peningkatan rendemen."Saat ini rendemen pabrik gula rendah sekali antara 6-7 persen. Padahal ketika zaman penjajahan, gula menjadi industri yang menguntungkan di pulau Jawa dengan rendemen mencapai 14-15 persen," jelas Fahmi."Beberapa bank sudah siap mendanai restrukturisasi pabrik gula, antara lain BNI dan BRI. Kabarnya BCA mau ikut juga," tambah Fahmi.Fahmi menjelaskan, saat ini tim yang dipimpin Menneg BUMN Sofyan Djalil tengah mengevaluasi pabrik mana saja yang perlu mendapat sentuhan restrukturisasi. Apakah pabrik yang ditunjuk tersebut perlu dilakukan restrukturisasi total atau sebagian.
(arn/sss)











































