Wijaya Karya Bangun Pabrik Tiang Pancang di Libya
Senin, 13 Agu 2007 13:55 WIB
Jakarta - Perusahaan konstruksi BUMN, PT Wijaya Karya (Wika) berencana membangun pabrik tiang pancang senilai US$ 12 juta di Libya tahun depan. Wika kni tengah mengajukan proposal itu ke Libya. "Diharapkan tahun depan kita sudah bisa bangun," kata Dirut Wika Soetjipto, disela-sela kunjungan Wapres di pabrik Wika Intrade, Cileungsi, Bogor, Senin (13/8/2007). Soetjipto menjelaskan, pihaknya tertarik membangun pabrik disana karena melihat pembangunan di Libya yang sedang gencar-gencarnya. Namun pembangunan ini tidak diimbangi dengan pasokan bahan baku yang memadai. Sejauh ini negara yang telah menerima proyek dari Libya antara lain Malaysia senilai 2,5 miliar Libian Dinar, Korea senilai 2,5 miliar Libian Dinar, dan Cina senilai 4 miliar Libian Dinar. Pembangunan pabrik di Libya ini melengkapi pabrik Wika yang telah dibangun di Aljazair saat ini. Selain membangun pabrik di Aljazair, Wika juga sedang mengerjakan pembangunan 63 jembatan. Di Aljazair, Wika juga mengerjakan pemasangan dan pembangunan jembatan itu. Total proyek di ALjazair mencapai Rp 453 miliar. Proyek ini dilakukan Wika bersama dengan perusahaan Jepang.
(lih/ir)











































