SBY Lega Kekhawatiran Soekarno Tak Terbukti
Kamis, 16 Agu 2007 11:51 WIB
Jakarta - Lima puluh tahun silam, Presiden Soekarno merasa khawatir tentang keberlangsungan Indonesia. Dan ternyata, saat ini Indonesia masih tetap berdiri tegak, bahkan bisa melalui 10 tahun krisis ekonomi.Kelegaan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Pidato Kenegaraan dalam Rapat Paripurna DPR RI dan Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2007-2008, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2007)."57 tahun lalu ketika usia bangsa baru 12 tahun, bangsa ini kembali harus menghadapi tentara kolonial yang ingin kembali menjajah. Pada tanggal 17 Agustus 1957, Presiden Soekarno berkata hati kita kadang-kadang berdebar-debar akan tenggelamkah kita sebagai akibat tahun 1957 ini atau akan tetap tegakkah kita sebagai negara?" jelas SBY.Menurut SBY, keprihatinan Soekarno saat itu disampaikan mengingat situasi politik dan keamanan negara yang ketika itu menghadapi tantangan berat. Bahkan di bagian lain dari pidato itu, Bung Karno juga mengatakan bahwa sebagian kalangan dunia meramalkan Indonesia mulai runtuh dan juga dikatakan sebagai suatu bangsa yang sedang ambruk.Sementara 10 tahun yang lalu, krisis dahsyat menimpa Indonesia, sehingga kecemasan akan kekhawatiran Soekarno itu muncul kembali."Kita mengalami tantangan yang berat, rakyat kita seakan-akan kehilangan pegangan dan kehilangan jati diri sebagai sebuah bangsa yang bermartabat. Kerusuhan, kekerasan dan permusuhan hampir mewarnai keseharian kita, apalagi situasi dunia juga penuh gejolak dan ketidakpastian," jelasnya."Hantaman terhadap ekonomi kita sungguh amat berat, ketika itu ada kecemasan besar disertai kegamangan disorientasi dan pesimisme rakyat kita. Bahkan sebagian kalangan dunia meramalkan Indoneia akan mengalami disintegrasi bangsa," tambah SBY.Namun tahun demi tahun berlalu, dan ternyata kini Indonesia bisa bangkit dari krisis ekonomi. "Kita telah membuktikan bahwa kecemasan bangsa kita pada tahun 1957 tidak terbukti. Lima puluh tahun kemudian, Indonesia masih tegak berdiri sebagai sebuah bangsa, krisis besar yang terjadi sejak 10 tahun lalu juga sudah kita lampaui dengan selamat," jelasnya."Marilah kta buktikan 10 tahun, 50 tahun dari sekarang ini, bahkan sampai kapanpun Insya Allah negara kita bukan hanya tetap tegak berdiri, tetapi juga semakin maju dan sejahtera," tambah SBY.
(qom/ir)











































