Perusahaan Pulp Terancam Tutup, Kadin Surati SBY-Kapolri
Kamis, 16 Agu 2007 15:33 WIB
Jakarta - Akibat maraknya pemberantas illegal logging, sejumlah perusahaan pul terancam berhenti beroperasi. Kadin pun menyurati Presiden dan Kapolri tentang masalah ini. Kadin meminta agar perusahaan yang diduga terkait illegal logging masih bisa tetap berproduksi.Ketua Kadin MS Hidayat mengatakan, jika perusahaan kertas masih dilarang berproduksi, 500 ribu orang terancam dipecat. "Kita mendukung hukum, tapi tidak setuju banyak perusahaan disuruh tutup produksi sehingga terjadi pengangguran selama 2 bulan," kata Hidayat usai menghadiri pidato kenegaraan Presiden di gedung MPR DPR, Jakarta, Kamis (16/8/2007). Bahkan, perusahaan-perusahaan tersebut mengancam akan melakukan PHK sekitar 500 ribu orang pada bulan Oktober jika masih tidak bisa berproduksi. Hidayat menyatakan, ia akan menemui Kapolri sebelum memutuskan tindakan yang dilakukan.
(lih/qom)











































