Harga Tepung Terigu Naik 2% di Bulan Puasa
Kamis, 16 Agu 2007 19:11 WIB
Jakarta - Harga tepung terigu dalam negeri dipastikan akan naik sebesar 1,8-2 persen selama bulan puasa dan lebaran yang akan datang dibanding periode yang sama tahun lalu.Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Tepung Terigu Indonesia (APTINDO)Ratna Sari Lopies, kenaikan ini relatif kecil dibanding tahun lalu karena harganya yang sudah tinggi. "Sejak tahun lalu harga tepung memang sudah tinggi," katanya usai rapat koordinasi persiapan sembako untuk bulan puasa dan lebaran di kantor Departemen Perdagangan, Jakarta, Kamis (16/8/2007).Dua hal yang mempengaruhi harga tepung dalam negeri adalah harga tepung dunia dan nilai tukar rupiah.Namun Ratna memprediksi harga tepung dalam negeri saat ini tidak akan terpengaruh fluktuasi nilai tukar selama rupiah masih dikisaran Rp 9.000 per dolar AS. Harga tepung itu baru akan terguncang ketika rupiah menyentuh Rp 10.000 per dolar AS."Sekarang kan masih Rp 9.000 an. Kalau Rp 10.000 baru berpengaruh," katanya.Saat ini harga tepung dipasaran untuk merek Segitiga Biru adalah Rp 103.400 per sak 25 kg, naik tipis dari tahun lalu Rp 101.800 per sak.Soal pasokan, Ratna menjamin pasokan tepung akan aman karena untuk puasa dan lebaran sudah dipersiapkan sejak Mei lalu.
(lih/ard)











































