Medco Berharap JBIC Mau Mendanai PTLP Sarulla

Medco Berharap JBIC Mau Mendanai PTLP Sarulla

- detikFinance
Senin, 20 Agu 2007 11:13 WIB
Jakarta - Japan Bank for International Cooperation (JBIC) diharapkan mau mendanai pembangunan PLTP Sarulla, Sumatera Utara. Total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTP itu mencapai US$ 600-800 juta, dengan minimal 70% akan didanai dari pinjaman.Presdir PT Medco Energi International, yang merupakan anggota konsorsium pengelola PLTP Sarulla, Hilmi Panigoro menjelaskan pihaknya sudah memulai pembicaraan dengan JBIC hari ini. "Kalau JBIC sudah bersedia, nggak ada yang bisa ngalahin, deh" katanya disela-sela acara penandatanganan Economic Partnership Agreement (EPA) Indonesia-Jepang, di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/8/2007). PLTP Sarulla akan dibangun dengan kapasitas 110 MW untuk tahap pertama, dan akan dikembangkan sampai 330 MW. Diharapkan pada akhir 2009 pembangunan pembangkit ini bisa selesai. Listrik dari PLTP ini akan dijual ke PLN seharga US$ 4,5 sen/Kwh. Proyek PLTP Sarulla merupakan salah satu proyek yang akan ditandatangani dalam forum bisnis IJ-EPA nanti siang di Grand Hyatt. Proyek ini dikelola oleh konsorsium yang beranggotakan antara Medco Energi, Itochu, Ormat, dan Pertamina Geothermal. "Pembagiannya nanti akan equal diantara empat perusahaan itu," lanjut Hilmi.Selain PLTP Sarulla, Medco juga akan menggarap kerjasama pengembangan gas di Senoro senilai US$ 1,4 miliar. Untuk proyek yang ini, Medco bekerjasama dengan Pertamina dan Mitsubishi. Terdiri dari proyek di hulu senilai US$ 400 juta dan proyek di hilir senilai US$ 1 miliar. Untuk proyek hilir, rencananya akan dibangun kilang LNG Senoro. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads