Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Koperasi kerja sama terkait penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes/Kel) Merah Putih. Kerja sama ini adalah penyiapan prototipe desain gudang hingga gerai koperasi.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, kerja sama ini menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) No. 17 tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan (KDKMP).
Kementerian Koperasi bersama Kementerian PU mendapat tanggung jawab untuk mempercepat pembangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapan koperasi yang sudah dan sedang akan dilaksanakan proses pembangunannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena Kementerian Koperasi tidak memiliki kapasitas untuk melakukan supervisi. Kami dibantu oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk yang seperti di Inpres Nomor 17 2025," ujar Ferry, di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).
Nantinya, PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan melaksanakan pekerjaan dari Kementerian Kooperasi untuk melaksanakan pembangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapan tersebut.
Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pihaknya bertugas untuk menyiapkan prototipe desain bangunan. Sedangkan pembangunan fisik gudang hingga gerai ini akan dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.
"Prototipe itu akan mengacu kepada kualitas bangunan. Karena ini bicara sekian puluh ribu koperasi di seluruh Indonesia dan Indonesia ini berada dalam kawasan ring of fire, makanya harus tahan gempa, green building, dan lain sebagainya," ujar Dody, dalam kesempatan yang sama.
Secara keseluruhan, saat ini desain prototipe tersebut telah mencapai progres 67%. Dengan demikian, Dody yakin dalam waktu dekat sudah bisa diimplementasikan.
Di sisi lain, Dody menyadari bahwa tidak semua daerah memiliki bahan-bahan bangunan yang memenuhi standar kualitas kemanan dan tahan bencana. Oleh karena itu, Kementerian PU menyiapkan desain agar pembangunan memanfaatkan kearifan lokal.
"Kami sadari bahwa tidak semua tempat itu kemudian mempunyai bahan-bahan yang kemudian bisa masuk kategori ke dalam, misalnya tahan gempa, dan sebagainya. Jadi, nanti akan ada kearifan lokal sana-sini," kata dia.
Tonton juga video "Rebranding Koperasi Lewat Kopdes Merah Putih Berhasil"
(shc/hns)










































