Pertamina Kurangi Penarikan Pasokan Minyak Tanah

Pertamina Kurangi Penarikan Pasokan Minyak Tanah

- detikFinance
Rabu, 22 Agu 2007 16:40 WIB
Jakarta - Gerah dengan kelangkaan minyak tanah yang terjadi belakangan ini di Jabotabek, Pertamina memutuskan melakukan extra dropping dengan menyisakan minyak tanah lebih banyak di daerah konversi. Mulai Rabu (22/8/2007), Pertamina hanya menarik 50% minyak tanah dan menyisakan 50%. Minyak tanah yang disisakan itu sampai harga minyak tanah normal.Sebelumnya, di daerah yang sudah dikonversi, Pertamina menarik 70% pasokan minyak tanah dan menyisakan 30%. Itu pun dengan harga keekonomian, sekitar Rp 6.256 per liter. "Mulai hari ini Rabu (22/08/2007), penarikan minyak tanah untuk daerah-daerah yang baru dikonversi ke LPG sebesar 50 %. Sedangkan sisa 50% lagi akan dipertahankan hingga situasi kondusif," kata pejabat sementara Vice President Communications Pertamina Ifki Sukarya dalam rilis yang diterima detikFinance, Rabu (22/8/2007). Extra dropping juga dilakukan dengan menambah pasokan ke agen dan pangkalan minyak tanah sebesar 350 KL/hari dalam beberapa hari mendatang. Selain itu, Pertamina juga akan melakukan Operasi Pasar sebesar 100 KL per hari yang langsung akan dijual ke masyarakat. Harga minyak tanah di operasi pasar adalah Rp 2.250/liter tanpa melalui agen maupun pangkalan. Sehingga mulai hari ini dan beberapa hari kedepan Pertamina akan menyediakan tambahan real minyak tanah untuk masyarakat sebesar 450 KL/hari. Pertamina menyatakan, kelangkaan terjadi karena masyarakat belum sepenuhnya beralih ke penggunaan elpiji.Kalau pun kelangkaan masih terjadi, Pertamina menduga kelangkaan disebabkan karena faktor diluar pasokan dan permintaan. Karena dengan tambahan volume itu, seharusnya kelangkaan tidak terjadi lagi."Menurut perhitungan Pertamina, dengan tambahan ini seharusnya antrean minyak tanah tidak terjadi lagi. Apabila masih terjadi, Pertamina menduga penyebabnya di luar faktor suplai dan demand," katanya. (lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads