Trump Mau Bebaskan Tarif Untuk 4 Negara Ini, Siapa Saja?

Trump Mau Bebaskan Tarif Untuk 4 Negara Ini, Siapa Saja?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 14 Nov 2025 12:17 WIB
Trump Mau Bebaskan Tarif Untuk 4 Negara Ini, Siapa Saja?
Foto: REUTERS/Kevin Lamarque
Jakarta -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana untuk membebaskan tarif masuk sejumlah produk makanan dan impor lainnya dari empat negara yakni Argentina, Ekuador, Guatemala, dan El Salvador. Dengan begitu negara-negara ini tak akan dikenakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump.

Melansir Reuters, Jumat (14/11/2025), pembebasan tarif ini dilakukan usai Negeri Paman Sam menyelesaikan kesepakatan kerja sama dengan negara-negara Amerika Latin itu. Sebagai gantinya keempat negara ini akan memberikan perusahaan-perusahaan AS akses yang lebih besar ke pasar-pasarnya.

"Perjanjian tersebut diharapkan dapat membantu menurunkan harga kopi, pisang, dan bahan makanan lainnya," kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerangka kerja yang melibatkan sebagian besar dari keempat negara tersebut harus diselesaikan dalam dua minggu ke depan," kata pejabat itu seraya menambahkan perjanjian tambahan diperkirakan mungkin dilakukan sebelum akhir tahun.

Meski begitu, AS tetap mempertahankan tarif 10% pada sebagian besar barang dari El Salvador, Guatemala, dan Argentina di luar perjanjian pembebasan komoditas tertentu. Sementara Ekuador akan tetap dikenakan tarif 15% untuk impor produk di luar perjanjian itu.

ADVERTISEMENT

Pejabat di Argentina, El Salvador, Guatemala dan Ekuador turut menyambut baik kesepakatan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pemerintah Negeri Paman Sam akan mengumumkan sebuah perjanjian "substansial" dalam beberapa hari mendatang yang akan menurunkan harga kopi, pisang, dan buah-buahan.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk menurunkan biaya hidup bagi warga Amerika, mengingat harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan yang cukup signifikan usai kebijakan tarif resiprokal diberlakukan.

Di luar itu, pemerintahan Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan pengecualian tarif lebih lanjut pada produk makanan impor seperti daging sapi dan jeruk untuk meredakan harga, termasuk dari negara-negara yang belum mencapai kesepakatan perdagangan dengan AS.

"Saat ini para pejabat AS juga sedang melakukan pembicaraan yang dengan negara-negara Amerika Tengah dan Selatan lainnya untuk bisa menyelesaikan lebih banyak kesepakatan perdagangan sebelum akhir tahun," kata pejabat tersebut,

Ia juga menambahkan bahwa pembicaraan perdagangan dengan Swiss dan Taiwan pada hari Kamis (13/11) kemarin juga cukup positif.

"Dengan semua kesepakatan ini, yang di Asia, yang kami umumkan hari ini, kami mempertahankan tarif, kami memberikan keringanan tarif untuk produk atau barang tertentu, tetapi pada saat yang sama, kami membuka pasar luar negeri dengan cara yang belum pernah dibuka sebelumnya," kata pejabat itu.

Simak juga Video 'RI Negosiasi Ulang Tarif Trump di KTT ASEAN?':

(igo/eds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads