Bea Masuk FTZ Hilang, Ditambal PPh
Jumat, 24 Agu 2007 12:00 WIB
Jakarta - Dengan adanya Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ), pemerintah berpotensi kehilangan pendapatan dari bea masuk. Namun pemerintah berharap, kehilangan itu bisa digantikan dari perekonomian yang meningkat di daerah tersebut serta PPh yang dihasilkan. "Sudah dihitung, kita harapkan dapatkan lagi dari pertumbuhan ekonomi dan PPH," ujar Menko Boediono ketika ditemui di kantornya, Lapangan Banteng,Jakarta, Jumat (24/8/2007). Terkait pembentukan Dewan Kawasan, Boediono menyatakan itu tidak akan tumpang tindih dengan badan otorita batam. "Menurut PP itu badan otrita batam secara transisional akan tetap menjadi badan pengelolanya. Tapi diatas itu ada yang mengatur policynya," ujarnya. Dewan Kawasan akan berisi perwakilan dari peemrintah daerah dan pemerintah pusat. "Daerah tentunya akan punya porsi yang sangat besar. Tapi tentunya pusat juga punya kepentingan disini," katanya.
(lih/qom)











































