Krisis Subprime Belum Berlalu
Senin, 27 Agu 2007 11:15 WIB
Washington - Pasar finansial boleh pulih. Namun terlalu dini untuk mengatakan krisis subprime mortgage sudah berlalu. Amerika Serikat (AS) bahkan menghadapi risiko resesi yang lebih besar.Menurut mantan menteri keuangan AS, Larry Summbers, kemungkinan penurunan perekonomian AS meningkat dengan tajam. AS bahkan kini menghadapi risiko resesi yang lebih tinggi ketimbang setelah tragedi 9/11."Kami memang telah melihat sejumlah perbaikan dan beberapa sudah kembali ke normal pada pekan ini. Namun saya kira terlalu prematur untuk menilai bahwa krisis ini sudah berlalu paling tidak karena dua alasan," ujar Summers dalam wawancara dengan ABC dan dikutip dari AFP, Senin (27/8/2007).Pertama, saat ini belum diketahui secara persis apakah korban subprime mortgage sudah tidak ada."Kedua, kita belum memiliki waktu untuk mengobservasi apa yang sebenarnya terjadi dan pengaruhnya terhadap perekonomian dan juga proses penciptaan lapangan kerja," jelasnya."Saya belum berpikir sebuah landasan untuk membuat prediksi bahwa resesi akan terjadi, namun saya katakan bahwa risiko resesi saat ini lebih besar dibandingkan setelah peristiwa 9/11," tambahnya. Summers, yang menjabat sebagai Menkeu AS periode 1999-2001 ini mengkritik pemerintah AS yang tidak menggunakan kredit mortgage yang didukung pemerintah untuk menghindari gagal bayar.
(qom/ir)











































