Cina Salahkan Desain Mattel

Penarikan Mainan

Cina Salahkan Desain Mattel

- detikFinance
Senin, 27 Agu 2007 15:11 WIB
Beijing - Merasa disudutkan dengan penarikan besar-besaran produk mainan oleh Mattel, Cina akhirnya mengeluarkan balasan. Cina menuding Mattel salah membuat desain. Menurut Dirjen Karantina, Inspeksi dan Supervisi Kualitas Cina, Li Changjiang, penarikan produk oleh Mattel itu lebih disebabkan karena buruknya desain dan bukannya dari sisi produksi Cina.Li mengatakan, sebanyak 85% dari 20 juta mainan Mattel yang ditarik berhubungan dengan kegagalan desain. Sementara 15 persennya berhubungan dengan masalah keamanan, yakni penggunaan timbal dalam cat oleh pabrikan Cina."Jadi, saya akan melontarkan pertanyaan ini: pabrik-pabrik di Cina telah mempertanggungjawabkannya, namun apa tanggung jawab yang dilakukan importir Cina dan desain produk yang telah mereka buat," ketus Li seperti dikutip dari AFP, Senin (27/8/2007).Mattel sebelumnya mengumumkan penarikan jutaan mainan yang diproduksi oleh pabrik di Cina, karena mengandung timbal dalam catnya serta adanya bagian magnet yang bisa lepas dan membahayakan anak-anak.Skandal mainan itu telah menggugah keprihatinan berkaitan dengan masalah keamanan produk Cina.Asosiasi Penggiat Mainan Edukatif Indonesia (APMETI) lantas melakukan pengujian atas produk mainan Cina ke Sucofindo. Hasilnya sangat mengejutkan karena ternyata mengandung Timbal hingga 4 kali lipat di atas batas kewajarannya. Cina pun kini menjadi bulan-bulanan soal produk yang tidak aman. Namun Li menegaskan bahwa publikasi yang buruk itu sama sekali tidak mempengaruhi ekspor Cina.Total ekspor Cina pada semester I-2007 naik 27,6% menjadi US$ 546,7 miliar. Ekspor Cina ke AS naik hingga 117,8%."Data itu menunjukkan bahwa produk-produk Cina terkenal diseluruh dunia. Dan pada tahun 2006, Cina telah mengekspor 22 miliar mainan diseluruh dunia. Ini menunjukkan bahwa mayoritas mainan Cina memenuhi standar keamanan di berbagai negara dan populer bagi anak-anak," ketus Li. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads