Program UMKM akan Dikonsolidasi
Selasa, 28 Agu 2007 11:50 WIB
Jakarta -
Pengembangan UMKM selama ini dinilai terlalu sektoral. Karenanya, koordinasi dan sinkronisasi dalam program ini adalah keharusan. Menko Perekonomian Boediono dan Menkop dan UKM Suryadharma Ali sepakat koordinasi antar departemen harus dilakukan agar hasilnya terlihat lebih nyata. "Sekarang hampir semua instansi punya program pemberdayaan UMKM, tapi masih sendiri-sendiri. Jadi hasilnya sepotong-sepotong. Makanya harus dikoordinasi supaya hasilnya maksimal," kata Suryadharma Ali. Ia menyatakannya dalam sambutan seminar nasional tentang pembiayaan UKM di kantornya, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/8/2007). Untuk megoptimalkan itu, maka pemerintah harusnya mampu menciptakan iklim yang kondusif melalui kebijakan dan programnya. Selain itu juga meminimalisir perundangan yang dinilai menghambat UMKM berkembang. Boediono juga mengakui hal tersebut. "Perlu sinkronisasi, koordinasi dan fokus bersama. Harus serentak. Tanpa itu, hasilnya tidak akan kelihatan," katanya. Koordinasi antar instansi itu antara lain terangkum dalam Inpres no 6/2007 tentang percepatan pemberdayaan UMKM. Dalam Inpres itu mencakup antara lain pembangunan infrastruktur di pedesaan sehingga bisa membantu akses pengusaha UMKM di desa. "Makanya kalau ada DAU atau dana bagi hasil harus digunakan untuk pembangunan yang sudah direncanakan. Kadang ada uang tapi tidak digunakan efektif karena proyeknya belum siap," kata Boediono.
(lih/qom)










































