Antrean di Pelabuhan Merak, Sembako di Riau Aman
Kamis, 30 Agu 2007 14:15 WIB
Pekanbaru -
Hampir sepekan antrean truk pengangkut barang-barang termasuk sembako tertahan di pelabuhan Merak. Namun sampai saat ini pasokan sembako untuk wilayah Riau masih aman. Penegasan ini disampaikan Kasi Pemantauan dan Evaluasi Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau, Giat Panjaitan saat ditemui detikFinance, Kamis (30/8/2007) di ruang kerjanya, Jl Pepaya, Pekanbaru. Dia menyebut, dari hasil pantuan sementara ini, kebutuhan sembako untuk wilayah Riau masih stabil kendati saat ini tersendat pengiriman ekspedisi dari Jawa ke Sumatera. Hal ini dikarenakan sembako untuk Riau masih bisa dipasok dari provinsi tetangga Sumut dan Sumbar. "Riau memang belum mampu memenuhi kebituhan pokoknya sendiri. Hanya saja selama ini kebutuhan sembako paling banyak dipasok dari Sumut dan Sumbar," kata Giat. Sejauh ini, kebutuhan sembako yang dipasok dari Jawa hanya terbatas, misalnya beras. Namun pasokan beras dari Jawa ini tergolong kecil. Sampai saat ini pasokan beras sebagian besar didatangkan dari Sumut dan Sumbar. "Kalau pun stok beras mengalami kendala, biasanya para pedagang mengambil beras dari Sumsel dan Lampung. Sehingga pasokan beras dari Jawa sangat sedikit sekali masuk ke wilayah Riau," terang Giat. Dia menyebut, kalaupun ada penambahan sembako dari Jawa, biasanya akan terjadi bila jalur transportasi dari Riau ke Sumut dan Sumbar mengalami kerusakan. Di saat itulah, sebagian para pedagang mengambil kebutuhan Sembako dari Jawa. "Tapi kondisi seperti ini pun sangat jarang terjadi," kata Giat. Sampai saat ini, kenaikan harga sembako di Riau masih sebatas yang normal yakni antara 5 sampai 10 persen. Kenaikan harga sembako itu lebih dipengaruhi akan semakin dekatnya bulan puasa. "Jadi kenaikan itu bukan karena tersendatnya pengiriman sembako dari Jawa. Akan tetapi lebih pada spekulan pedagang menjelang bulan puasa," kata Giat.
(cha/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































