Produksi Minyak dan Kondensat RI Hanya 95% Target

Produksi Minyak dan Kondensat RI Hanya 95% Target

- detikFinance
Jumat, 31 Agu 2007 10:47 WIB
Cirebon - Dalam tujuh bulan terakhir, produksi minyak dan kondensat Indonesia baru mencapai 95% dari rata-rata per tahun. Terhitung hingga 29 Agustus 2007, produksi minyak sebesar 834.991 barel oil ekuivalen per day (bopd) dan kondensat sebesar 120.372 bopd. Sehingga totalnya baru mencapai 955.363 bopd. Padahal targetnya mencapai sekitar 1 juta bopd. Deputi Operasional BP Migas Dodi Hidayat menjelaskan salah satu penyebab tidak tercapainya produksi minyak dan kondensat itu adalah adanya kandungan merkuri yang tinggi di lapangan Belanak milik ConocoPhilip. Awalnya kandungan merkuri di lapangan ini diperkirakan 54 part per billion (ppb), tapi ternyata mencapai 1.200 ppb. "Jadi alat yang sudah disediakan harus diganti semua. Ini membuat produksi tidak maksimal," katanya dalam diskusi peningkatan produksi migas nasional di Hotel Grage, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (31/8/2007). Akibatnya, produksi turun sekitar 10 ribu-12 ribu barel per hari dari kapasitas penuh sekitar 30 ribu barel per hari. "Akhir tahun ini baru bisa selesai," katanya. Selain itu, kendala juga dihadapi oleh lapangan Poleng yang dikelola Pertamina dan Kodeco. Karena kerusakan pipa, produksi menurun sebesar 8 ribu barel per hari. Ditambah lagi lapangan Sembilang milik ConocoPhilip yang hendak ditutup karena tidak ekonomis lagi. Jika benar ditutup maka akan kehilangan 2.000 barel per hari. "Tapi itu tidak signifikan," kata Dodi. (lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads