PE CPO Progresif Tidak akan Ganggu Ekspor

PE CPO Progresif Tidak akan Ganggu Ekspor

- detikFinance
Sabtu, 01 Sep 2007 13:29 WIB
Jakarta - Pemerintah menjamin kegiatan ekspor minyak sawit mentah tetap berlangsung normal meski pelaku usaha kini harus terkena pungutan ekspor (PE) progresif untuk CPO.Demikian diungkapkan Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurti dalam jumpa pers di gedung Depkeu, Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (1/9/2007).PE CPO dan produk turunannya yang berlaku progresif akan efektif diterapkan per 3 September 2007.Ketentuan PE CPO ini diterapkan berdasarkan harga CPO di pasar internasional Rotterdam, Belanda. PE progresif CPO maksimal 10 persen jika harga di atas US$ 850 per ton dan minimal 0 persen jika harga di bawah US$ 550 per ton. PE CPO progresif ini menggantikan kebijakan stabilisasi harga minyak goreng yang dikeluarkan 15 Juni 2007 dengan menambah tarif PE menjadi 6,5 persen.Menurut Bayu, kenaikan PE hanya sebesar 1 persen dari PE sebelumnya kalau mengacu harga saat ini yang sebesar US$ 800 per ton. Sehingga penerapan PE baru tidak akan mengganggu kegiatan ekspor. "Pengaruh penerapan PE baru ini nanti pada ekspor masih acceptable (dapat diterima), karena kita masih surplus besar sekali sekitar 12 juta ton. Jadi tidak sampai jatuh sama sekali," tutur Bayu. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads