Elnusa Genjot Industri Hulu
Senin, 03 Sep 2007 14:02 WIB
Jakarta - PT Elnusa akan meningktakan porsi usaha hulu (up stream) menjadi 80 persen dari sebelumnya hanya 45 persen.Porsi up stream sebelumnya sama seperti hilir (down stream) yang juga sebesar 45 persen. Sedangkan sisanya 10 persen dari bisnis informasi dan teknologi seperti Yellow Pages.Demikian diungkapkan Direktur Marketing dan Operasi PT Elnusa, Eddy Sjahbuddin dalam jumpa pers di Graha Elnusa, Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta, Senin (3/9/2007).Dengan menggenjot sektor hulu, Elnusa berharap bisa meningkatkan market share di bisnis hulu yang saat ini hanya 2 persen."Kita sih berharap bisa mencapai 10 persen kedepannya, memang itu angka yang besar, tapi walaupun sangat besar bukan berarti tidak mungkin kan," katanya.Untuk memperluas portofolio binis hulu terutama di hulu laut dalam, Elnusa berencana menambah 1-2 rig pada tahun depan dengan sistem aliansi."Elnusa akan melakukan kerja sama dengan perusahaan lain yang memiliki rig tersebut, Elnusa menawarkan ke KKKS Indonesia namun dalam jangka waktu tertentu itu bisa menjadi milik Elnusa," katanya.Rig yang diincar itu merupakan rig yang bisa digunakan untuk pengeboran di laut dalam sedalam 200-400 meter.Menurut Eddy, tarif untuk rig itu saat ini sebesar US$ 275-400 per hari. "Setahun yang lalu masih US$ 175 per hari, sekarang jadi begitu mahal tapi tetap saja stoknya gak ada," kata Eddy.Diharapkan dengan sistem aliansi itu dalam 3-5 tahun rig bisa menjadi milik Elnusa. Saat ini Elnusa memiliki beberapa rig yang diantaranya dioperasikan di daerah Kaltim.Saat ini dikaji Elnusa untuk diajak kerja sama diantaranya Scorpion dari AS. Selain itu juga mencari rig Elnusa juga mencari alat untuk survei seismik 3 D di laut dalam.
(ir/qom)











































