Ekspor Juli Capai US$ 9,8 M
Senin, 03 Sep 2007 14:46 WIB
Jakarta - Nilai ekspor Indonesia pada bulan Juli 2007 mencapai nilai US$ 9,81 miliar atau naik sebesar 4,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2006. Demikian disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantor BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin (3/8/2007).Untuk ekspor non migas pada bulan Juli 2007 adalah sebesar US$ 8,02 miliar atau naik sebesar 18,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2006. Peningkatan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$ 379,1 juta, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada nikel sebesar US$ 360,5 juta.Untuk ekspor non migas ini, ekspor produk CPO dan turunannya menyumbang ekspor paling besar yaitu menyumbang 9 persen dari total ekspor di bulan Juli 2007. Sementara untuk impor pada bulan Juli 2007 mencapai US$ 6,26 miliar atau meningkat 5,55 persen dibanding periode yang sama tahun 2006."Impor non-migas Juli 2007 mencapai US$ 4,6 miliar atau meningkat 6,71 persen (YoY)," jelasnya.Rusman mengatakan bahwa pada Juli 2007 terjadi defisit ekspor-impor non migas kita terhadap Cina. "Total impor non migas kita terhadap Cina sebesar US$ 4,35 miliar sedangkan ekspor kita sebesar US$ 3,7 miliar sehingga terjadi defisit perdagangan dengan Cina," ujarnya.
(dnl/ir)











































