Buntut Antrean di Merak, Ikan Mahal Buah Busuk

Buntut Antrean di Merak, Ikan Mahal Buah Busuk

- detikFinance
Senin, 03 Sep 2007 17:40 WIB
Palembang - Meski berangsur-angsur sudah mulai pulih, namun antrean panjang di Pelabuhan Merak, Banten berdampak pada harga komoditas di Palembang. Harga ikan makin mahal, demikian pula buah-buahan.Harga ikan laut di pasaran tradisional di Palembang mengalami kenaikan, sebagai akibat stok dari Jawa yang terlambat. Begitu pun buah-buahan dan terigu. Ikan laut, seperti ikan Tongkol mengalami kenaikan. Yang biasanya dijual Rp 10.000 per kilogram, kini dijual Rp 15.000 per kilogram. "Stoknya sedikit, sementara ikan dari nelayan sini juga sedikit. Ya, katanya lantaran angkutan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni macet, jadi stok ikan laut dari Jawa terlambat," kata Mamad (40), penjual ikan laut di Pasar Cinde Palembang ketika ditemui, Senin (3/9/2007). Para nelayan sendiri karena cuaca buruk di pesisir Timur Sumatra Selatan, tidak banyak yang melaut. Bukan hanya ikan laut, sejumlah buah-buahan dari Jawa juga terhambat. "Wah, tiga hari ini stok buah belum masuk. Tapi, entah besok. Ya, itu kiriman dari Jawa belum sampai. Sebagian sudah busuk di jalan," kata Murni (38), penjual buah-buahan di Pasar Cinde. Selain produk makanan segar, sembako juga ikut-ikutan naik. "Terigu sudah dua hari ini belum masuk. Stok terigu saya sudah habis. Kalau besok tidak ada yang masuk, kita jelas rugi. Pelanggan lari," kata Anton (33), pedagang sembako. (tw/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads