PE Progresif CPO Tidak Hambat Industri Minyak Goreng
Selasa, 04 Sep 2007 13:40 WIB
Jakarta - Kenaikan pungutan ekspor (PE) CPO yang dilakukan secara progresif tidak akan menghambat industri RBD Olein (minyak goreng) dalam negeri.Hal itu ditegaskan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris di kantor departemen perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (4/9/2007)."Itu salah melihatnya karena tujuan dikenakannya PE progresif kalau harga CPO turun maka dia turun juga, tidak mungkin RBD Olein dicegah, karena sasaran kita memberi kecukupan suplai minyak goreng untuk kebutuhan dalam negeri," jelas Fahmi.Selama ini produk yang banyak diekspor ada dua yakni CPO dan RBD Olein, sehingga kebutuhan dalam negeri langka.Diharapkan dengan pendekatan PE progresif, maka akan mengmbangkan RBD Olein dalam negeri.Fahmi menambahkan tidak benar bahwa penerapan PE progresif akan menurunkan tingkat utilisasi industri RBD Olein."Tidak ada yang kehilangan daya saing, itu pasti Malaysia yang bersuara keras, karena suplai ke Malaysia berkurang, selama ini dia kan dapat suplai RBD Olein dari kita masa kita mau menghidupkan negara lain," tegas Fahmi.
(ir/qom)











































