Tuduhan Dumping AS Dikhawatirkan Berefek Domino

Tuduhan Dumping AS Dikhawatirkan Berefek Domino

- detikFinance
Selasa, 04 Sep 2007 16:17 WIB
Jakarta - Pengusaha kertas dan bubur kertas Indonesia mengaku terpukul dengan tuduhan dumping untuk kertas jenis coated free sheet dari AS. Mereka khawatir tuduhan itu bisa merembet ke jenis kertas lain. Bahkan bukan tidak mungkin berimbas pada komoditi jenis lain. Hal ini disampaikan Ketua Presidium Asosiasi Pulp and Paper Indonesia Muhammad Mansur disela-sela diskusi tentang tuduhan dumping AS terhadap industri pulp dan kertas di hotek Nikko, Jakarta, Selasa (4/9/2007). "Kita terpukul, karena yang dikhawatirkan adalah efek dominonya. Bisa merembet ke komoditi lain, ataupun kertas jenis lain," katanya. Untuk itu, ia bersikeras agar Indonesia melawan tuduhan dumping AS tersebut. Ia juga menjelaskan, langkanya bahan baku industri pulp serta tuduhan dumping AS sering digunakan sebagai alasan kenaikan harga pulp di luar negeri. "Misalkan saya jual pulp, ditawar, bilang saja 'memang naik, apalagi kayu di Indonesia sudah nggak ada'," katanya. Selain itu, tutupnya beberapa pabrik di Amerika Utara dan Eropa juga memicu harga naik. Pabrik-pabrik pulp itu tutup karena tidak dapat menyaingi industri yang dapat bahan baku murah. Harga pulp saat ini adalah sekitar US$ 650/ ton. Dan belakangan masih menanjak US$ 20/ton setiap bulannya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads