Januari-Agustus 2007
Realisasi Investasi Naik 123,16%
Kamis, 06 Sep 2007 15:36 WIB
Jakarta - Pada periode Januari-Agustus 2007 realisasi investasi naik 123,16 persen menjadi US$ 11,7 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 5,24 miliar.Demikian data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang diperoleh detikFinance, Kamis (6/9/2007).Bila dirinci realisasi investasi ini terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) naik 106,87 persen dari US$ 3,93 miliar menjadi US$ 8,13 miliar. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) juga naik 171,91 persen dari US$ 1,31 miliar menjadi US$ 3,57 miliar.Sektor transportasi, gudang dan komunikasi merupakan sektor yang paling banyak investornya pada Januari-Agustus ini. Ada sekitar 30 proyek senilai US$ 3,289 miliar. Disusul Industri Kimia sebanyak 25 proyek senilai US$ 1,563 miliar.Bila dirunut berdasarkan lokasi, DKI Jakarta masih menjadi jagonya, di Jakarta ini ada investasi 244 proyek senilai US$ 4,294 miliar disusul Jawa Timur sebanyak 52 proyek senilai US$ 1,654 miliar.Investasi dari negara Singapura merupakan yang palng besar yakni sebesar US$ 3,177 miliar sebanyak 78 proyek disusul Inggris 51 proyek senilai US$ 1,597 miliar. Jepang, Taiwan dan Korsel juga aktif berinvestasi di Indonesia.Jumlah tenaga kerja yang terserap di investasi PMDN sebanyak 72.465 orang, di PMA 130.725 orang. Dengan demikian totalnya 203.190 tenaga kerja yang terserap.Kepala BKPM M Luthfi mengatakan komitmen investasi pada Januari Agustus juga naik menjadi 144,5 persen.Hal ini terjadi karena adanya windfall investasi yang urung dilaksanakan pada tahun 2006 akibat kenaikan harga BBM. Komitmen investasi akhirnya mundur menjadi tahun 2007."Komitmen investasi itu sebagian besar untuk industri yang berbasis kayu, seperti pulp and paper, jadi masalah yang terjadi di sektor ini beberapa waktu terakhir perlu segera diselesaikan oleh pemerintah," ujarnya di sela-sela Indonesia-Russia Business Forum di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta.Investasi sektor pulp dan kertas dalam kurun waktu 2 tahun terakhir naik menjadi US$ 6 miliar untuk PMDN dan US$ 7 miliar untuk PMA
(ddn/qom)











































