Holding BUMN Semen akan Pakai Nama Baru
Jumat, 07 Sep 2007 14:35 WIB
Jakarta - Pembentukan perusahaan induk (holding) BUMN semen akan memakai nama baru karena sampai saat ini masih menggunakan nama Semen Gresik. Demikian disampaikan oleh Meneg BUMN Sofyan Djalil ketika ditemu di kantornya Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (7/8/2007). "Semen Gresik itu adalah contoh holding yang sangat efisien, memang pembentukannya perlu waktu, dulukan di Sumatera Barat (Semen Padang) pernah ribut-ribut tapi sekarang holding semen adalah contoh salah satu penerapan holding BUMN, tapi tentu mereka perlu ganti nama, seperti industri pupuk misalnya Pupuk Sriwijaya holdingnya belum efektif seperti holding semen," paparnya. Pupuk Sriwijaya sendiri menurutnya mempunyai keinginan untuk membentuk holding yang efektif seperti holding semen. "Di satu pihak dia (Pupuk Sriwijaya) holding, di pihak lain juga jalankan kegiatan industri," tambahnya. Sementara mengenai kendala pajak di dalam holding semen, Sofyan mengatakan bahwa aturan pajak harus diikuti. "Kalau memang ada revaluasi aset itu tentu kita akan mengikuti aturan perpajakan yang wajar," jelasnya.
(dnl/ir)











































