Bank Mandiri bersama Danantara Indonesia mengerahkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana untuk membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera. Langkah ini wujud komitmen perseroan mendukung penanganan bencana nasional.
Relawan dari internal karyawan diberangkatkan secara bertahap dalam beberapa batch. Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menyebut 100 relawan Mandirian batch pertama telah ditugaskan ke Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Selatan.
Mengusung semangat Mandiri Peduli, para relawan tersebut bergabung dengan 1.066 relawan yang dikoordinasikan oleh Danantara Indonesia dan BP BUMN untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri bergerak cepat dan tanggap dalam meringankan beban masyarakat terdampak, khususnya di wilayah Aceh. Selain menyalurkan bantuan, kami juga mengerahkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana yang menjadi ujung tombak pendampingan langsung di lapangan," ujar Adhika dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).
Lebih lanjut, Adhika menuturkan Bank Mandiri kini menyiapkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana batch kedua yang melibatkan lintas unit bisnis dan kantor wilayah, termasuk Mandiri Emergency Response Unit (Team MERU) Mandiri Club.
Langkah ini merupakan bagian dari akselerasi respons kemanusiaan perseroan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan merata.
Relawan Mandiri yang berpengalaman di bencana besar, seperti tsunami Aceh dan gempa Palu, kembali ditugaskan ke Aceh untuk membantu distribusi bantuan dan mendampingi masyarakat terdampak.
Di lapangan, Relawan Mandiri Tanggap Bencana tidak hanya membantu pendistribusian logistik dan bantuan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap operasional posko tanggap bencana, yang meliputi posko dapur umum, kesehatan, pendidikan, serta trauma healing.
Pada posko dapur umum, relawan membantu menyiapkan kebutuhan konsumsi harian masyarakat selama masa tanggap darurat. Sementara di posko kesehatan, relawan membantu layanan dengan menyediakan obat dan alat medis bagi warga.
Di posko pendidikan, relawan memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak agar proses belajar tetap berjalan di tengah kondisi bencana. Sedangkan pada posko trauma healing, relawan mengadakan sosialisasi dan terapi psikologis untuk memulihkan mental dan rasa aman warga terdampak.
Seluruh kegiatan ini bagian dari program program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri yang konsisten mendukung wilayah rawan bencana. Perseroan menyampaikan empati kepada masyarakat terdampak dan memastikan bantuan berlanjut sesuai kondisi lapangan.
Adapun sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan dan menyiapkan lebih dari 82.000 paket bantuan ke wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sebagai bagian dari respons kemanusiaan berkelanjutan perseroan.
Konsistensi ini meneguhkan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah yang sigap hadir dan memberi dampak nyata bagi pemulihan masyarakat. Sebagai wujud dukungan berkelanjutan, perseroan juga menyalurkan tambahan bantuan ke Aceh pada pertengahan Desember lalu.
Tahap ke-10 distribusi Mandiri Tanggap Bencana menyalurkan 9.000 paket bantuan, terdiri dari 5.000 paket untuk Aceh Tamiang, 2.000 paket untuk Aceh Selatan, dan 2.000 paket untuk Kabupaten Gayo Lues. Bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian dukungan Bank Mandiri di wilayah Sumatera.
Selain itu, Bank Mandiri juga menyalurkan 200.000 pakaian layak pakai bagi masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai wujud kepedulian terhadap pemulihan kebutuhan dasar warga.











































