Indonesia Perlu Belajar KEK dari Cina dan India

Indonesia Perlu Belajar KEK dari Cina dan India

- detikFinance
Senin, 10 Sep 2007 11:47 WIB
Jakarta - Indonesia bisa belajar dari Cina dan India dalam mempersiapkan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pengalaman di beberapa negara seperti Cina dan India menunjukkan bahwa pembentukan KEK mempunyai peran yang sangat strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi di negara tersebut.Hal ini dikatakan oleh Peneliti Puslit LIPI Maxensius Tri Sambodo dalam Seminar Nasional "Persiapan Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia" yang diadakan di Gedung Bank Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (10/9/2007)."Untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar dari pembentukan KEK, pemerintah India dan Cina memberikan prioritas kepada investasi di industri yang berorientasi ekspor," jelasnya.Berkaca dari kesuksesan Cina dan India, pemerintah Indonesia juga berencana membentuk KEK. "Momen yang menjadi tonggak akan dibentuknya KEK yaitu persetujuan kerjasama ekonomi yang dilakukan antara pemerintah Indonesia dengan Singapura pada 25 Juni 2006 di Batam," ujarnya.Max mengatakan bahwa KEK merupakan salah satu cara menciptakan suatu lingkungan yang kondusif bagi aktivitas investasi, perdagangan, dan ekspor yang ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.Ia menambahkan, pembentukan KEK diharapkan akan semakin memajukan dan mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara melalui jalur kegiatan penanaman modal asing, penciptaan lapangan pekerjaan, meningkatkan proses produkasi dan meningkatkan kegiatan perdagangan baik barang maupun jasa."Selanjutnya dari kerjasama tersebut akan dibangun industri-industri manufaktur yang memiliki daya saing internasional dan industri lainnya yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, kerjasama ekonomi dalam kerangka KEK tersebut mencakup investasi, keuangan dan perbankan, perpajakan, bea dan cukai, imigrasi serta ketenagakerjaan," paparnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads