Pengusaha Ritel Nikmati Kenaikan Omset Lebaran
Selasa, 11 Sep 2007 12:32 WIB
Jakarta - Penjualan barang-barang ritel selama lebaran ini diperkirakan melonjak dua kali dibanding hari biasanya.Semula Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menargetkan tahun ini omset ritel akan naik 17 persen.Namun setelah melihat penjualan semester satu yang naik 17 persen dibanding semester satu tahun lalu target pertumbuhan 20 persen atau menjadi Rp 58,5 triliun dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 50 triliun bakal mudah dicapai.Demikian diungkapkan oleh Ketua Umum Aprindo Handaka Santosa saat dihubungi detikFinance, Jakarta, (11/9/2007).Angka omset itu berdasarkan perhitungan 90 perusahaan ritel anggota Aprindo dengan total outlet 7.000 di seluruh Indonesia.Namun Handaka mengkhawatirkan dampak pemberitaan kenaikan inflasi pada bulan Agustus 2007 dan kenaikan tarif tol.Karena hal ini akan berdampak kepada penurunan daya beli terhadap produk ritel baik sandang maupun pangan saat puasa dan lebaran.Aprindo melihat masyarakat akan memilih membelanjakan uangnya untuk membeli sembako yang harganya juga sedang melambung. "Tahun lalu pada puasa lebaran omset naik 20- 30 persen dibandung bulan lainnya, namun kalau melihat penjualan Juli-Agustus tahun ini sedikit tidak bagus karena inflasi tinggi, membuat saya agak ragu memprediksi berapa omset di bulan ini karena ada efek psikologis dari inflasi," jelas Handaka.Menurutnya penjualan sandang pangan ditahun ini masih didominasi pasar tradisional yang menguasai pasar 65 persen sedangkan pasar modern sebesar 35 persen.
(arn/ir)











































