Persiapan Lebaran, Stok Pangan Jateng Ditambah 10%

Persiapan Lebaran, Stok Pangan Jateng Ditambah 10%

- detikFinance
Selasa, 11 Sep 2007 16:24 WIB
Semarang - Menjelang Lebaran, permintaan masyarakat terhadap bahan pangan dipastikan naik. Untuk mengantisipasinya, stok pangan di Jawa Tengah ditambah 10 persen.Kepala Bidang Distribusi Pangan Badan Bimbingan Massal Ketahanan Pangan (BBMKP) Jateng, Sri Sularsih mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, peningkatan permintaan bahan pangan mencapai 15 persen dari kebutuhan normal. Karena stok di Jateng relatif aman, pemprov hanya menambah stok 10 persen saja. Diperkirakan, penambahan itu tidak hanya mencukupi kebutuhan pada momen Lebaran, namun juga Natal dan Tahun Baru."Selain penambahan stok, kami juga terus melakukan pemantauan harga di masyarakat agar situasi tetap stabil," kata Sri kepada wartawan di Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (11/9/2007).Dari hasil pemantauan BBMKP di Pasar Raya Kota Salatiga 6 September lalu, harga bahan pangan seperti bawang merah, cabe, daging ayam, dan lain-lain naik sekitar Rp 1.000 per kilogram. Pemprov mengimbau seluruh distributor untuk dapat menjamin kelancaran distribusi, menaikkan stok, dan menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok di masyarakat. Toleransi kenaikan yang diizinkan berkisar 10 hingga 20 persen dari harga normal. Berdasar data Bulog, persediaan beras di Jateng hingga 7 September mencapai sekitar 268.958 ton. Stok tersebut tersebar di 6 gudang bulog, yakni Semarang, Pati, Surakarta, Banyumas, Kedu, dan Pekalongan. Jumlah ini diperkirakan akan mencukupi hingga musim panen yang akan datang. (try/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads