Terminal Jamrud Yakin Bisa Penuhi ISPS Code AS dalam 90 Hari
Rabu, 12 Sep 2007 13:32 WIB
Surabaya - Terminal Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak diharapkan bisa memenuhi standar International Ship and Port Security Code (ISPS Code), seperti diminta AS sebelumnya. Namun untuk memenuhinya harus ada sinergi dengan pihak lain."Harus ada sinergi dari semua pihak terkait," kata Kepala Seksi Kesyahbandaran Pelabuhan Tanjung Perak, Rocky Ahmad Suherman saat ditemui dikantornya, Rabu (12/9/2007).US Coast Guard sebelumnya mengeluarkan peringatan kepada 5 terminal pelabuhan di Indonesia. AS menginginkan 5 terminal pelabuhan itu untuk memenuhi ISPS Code.Rocky mengaku pihaknya terus melakukan pembenahan agar bisa memenuhi ketentuan dari AS itu. "Kami sudah dan terus melakukan pembenahan dengan mendata setiap apa saja yang masuk dan keluar pelabuhan," tambahnya. Menurut Rocky, ISPS merupakan syarat yang harus dipenuhi setiap pelabuhan untuk menjalankan sistem security yang maksimal baik pada kapal dan pelabuhan pada umumnya. Ia mengaku sebenarnya dermaga Jamrud Utara sendiri sudah menjalankan ISPS. Namun kalau standar yang digunakannya harus sesuai dengan standar US Coast Guard, pihaknya akan memaksimalkannya."Amerika kan takut virus (teroris) bakal tersebar di negaranya," tambah Rocky.Pelabuhan, lanjut Rocky, memang merupakan suatu kawasan yang tertutup. Jadi bila ada yang berusaha masuk, baik orang maupun barang, harus didata dengan teliti. Harus dikenakan identitas pengenal bagi orang yang akan masuk pelabuhan dan dokumen barang harus lengkap sesuai dengan kondisi fisiknya.
(bdh/qom)











































