PT DI Serahkan I unit CN235 ke Burkina Faso
Kamis, 13 Sep 2007 14:38 WIB
Bandung -
Di tengah kekisruhan menyusul adanya keputusan pailit, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tetap menyerahkan satu unit pesawat CN 235 kepada Burkina Faso, salah satu negara di Benua Afrika.Namun tidak seperti biasanya, penyerahan pesawat hanya dilakukan oleh Asisten Direktur Aircraft Services. Biasanya, setiap kali penyerahan dipimpin langsung oleh direktur utama. Sementara dari Burkina Faso dipimpin oleh Kol Pale Naba Theodore. Penyerahan pesawat yang telah selesai re-kondisi ini dilakukan di Hanggar KP I PT DI, Jalan Pajajaran, Kamis (13/9/2007)."Saya enggak tahu persis kenapa direksi tidak hadir. Mungkin karena situasinya seperti ini. Atau mungkin juga sibuk. Tapi tidak apa-apa, yang penting kita telah menyerahkan sesuai target," ujar Humas PT DI Rakhendi.Asisten Direktur Aircraft Services, Bagus Eko, mengatakan pesawat CN 235 ini telah melalui proses re-kondisi, perawatan, dan modifikasi dari versi sipil menjadi versi angkut militer."Pesawat ini sebenarnya buatan PT DI tahun 1995 yang dijual ke Asian Spirit, maskapai Filipina. Ternyata dijual ke Burkina Faso. Nah enam bulan lalu Burkina Faso datang pada kami untuk perawatan dan modifikasi," ujarnya.Menurutnya, nilai kontrak perawatan dan modifikasi ini sebesar US$ 850 ribu. Keuntungan yang diperoleh PT DI sebesar 20% dari nilai kontrak tersebut.
(ern/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































