BPS Yakin Inflasi September di Bawah 1%

BPS Yakin Inflasi September di Bawah 1%

- detikFinance
Jumat, 14 Sep 2007 12:21 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) optimistis inflasi bulan September 2007 yang bersamaan dengan puasa dan menjelang lebaran masih di bawah 1 persen.Demikian dikatakan Kepala BPS Rusman Heriawan, dalam jumpa pers usai rakor lebaran di gedung depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (14/9/2007).Rusman mengatakan yang harus diperhatikan adalah harga bahan kebutuhan pokok seperti telur ayam, daging ayam ras dan cabe merah."Karena harga ketiga bahan pokok ini yang paling besar mempengaruhi harga inflasi September. Harga ketiga bahan pokok ini tidak bisa diintervensi," kata Rusman.Untuk gula pasir, BPS juga melihat harus diperhatikan pergerakan harganya."Jadi stok dan distribusi itulah yang mempengaruhi harga, kalau ini bisa dikuasai maka perkembangan kenaikan harga juga bisa dikuasai pemerintah sehingga inflasi tidak melonjak," jelas Rusman.Rusman mengatakan pada bulan September ini memang masih terjadi inflasi. Namun BPS berharap harga kebutuhan pokok tidak naik terlalu tinggi sehingga potensi inflasi tidak terlalu besar.Sementara Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono mengatakan, inflasi masih akan terjaga asalkan arus barang lancar."Karena itulah pemerintah saat ini melakukan pertemuan untuk mengamankan distribusi arus barang sehingga tidak terjadi kenaikan harga terutama di daerah-daerah," katanya.Diakui Hartadi pencapaian inflasi bulan Agustus yang sebesar 0,75 persen memang diluar perkiraan semua orang termasuk BI. "Melihat perkembangan minggu ini yang sudah menurun perkiraan kami akan ada penurunan-penurunan kembali, sehingga rapat hari ini suplai dan distribusi menjadi sangat penting. Kita melihat dari Agustus yang mana faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi adalah dari bahan pokok," tutur Hartadi.Menko Perekonomian Boediono juga melihat target inflasi masih akan sesuai target APBN. "Yang penting kita jaga arus dan stok barang di bulan September dan Oktober," ujar Boediono. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads