Kalla: Minyak Itu Rahmat dan Beban Bagi Indonesia
Jumat, 14 Sep 2007 15:12 WIB
Jakarta - Harga minyak mentah di pasar dunia terus naik bahkan sempat menembus level US$ 80 per barel. Menanggapi hal itu, Wapres Jusuf Kalla mengatakan bahwa minyak adalah sumber daya alam yang merupakan rahmat sekaligus beban bagi Indonesia."Minyak bagi kita rahmat sekaligus beban karena kita negara produsen yang pas-pasan. Sehingga setelah kita menyesuaikan dengan harga minyak dunia sejak 2005, harga minyak selalu netral bagi ekonomi kita," ujar Wapres Jusuf Kalla di rumah dinas Wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (14/9/2007).Kalla menjelaskan dengan naiknya harga minyak mentah di pasar internasional Indonesia akan menerima revenue atau pendapatan yang tinggi dari harga minyak. Namun di sisi lain karena masih ada subsidi maka biaya untuk subsidi dalam APBN pun membengkak."Tapi ini perbedaannya hampir nol, jadi tidak berpengaruh banyak," ujar Kalla.Kalla memastikan pemerintah tidak akan menaikkan kembali harga BBM meski harga minyak mentah sudah mencapai US$ 80 per barel."Yang terjadi dalam APBN hanya pergeseran saja, subsidi dinaikkan, dan revenuenya naik jadi kita tidak akan menaikkan harga," ujarnya.
(ddn/qom)











































