Target Produksi Minyak 2008 Turun Jadi 1 Juta bph
Senin, 17 Sep 2007 11:45 WIB
Jakarta - Pemerintah menurunkan target produksi minyak dalam negeri pada 2008. Dari target semula sebesar 1,034 juta barel per hari (bph) menjadi 1 juta bph.Penurunan produksi ini dilakukan demi menjaga kesinambungan cadangan minyak di tanah air.Demikian dikatakan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam rapat kerja dengan Komisi VII di gedung MPR DPR, Senin (17/9/2007).Menurut Purnomo, jika produksi minyak digenjot maka targetnya adalah 1,034 juta bph, sedangkan jika mempertimbangkan sustainability maka produksi minyak hanya mencapai 1 juta bph."Ada perubahan paradigma mengenai sustainability. Apakah kita akan menempatkan angka produksi pada maksimal atau tidak lagi pada angka maksimal tapi pada sustainability. Kami sudah hitung-hitung jatuhnya 1 juta bph," katanya.Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi VII Sony Keraf dari FPDIP menilai pemerintah tidak konsisten dengan angka target yang berubah.Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi VII, Ismayatun dari FPDIP. "Seminggu lalu 1,034 juta. Sekarang 1 juta. Dua minggu lagi berapa? Pemerintah kok mencla mencle begini?" ujarnya.Anggota lainnya, Burmaras dari FP Demokrat, menyatakan sustainability tidak bisa diterapkan di Indonesia."Semua produksi pasti maksimal. Sustainability tidak bisa diterapkan di Indonesia. Saudi mungkin bisa ngerem produksinya, tapi perusahaan kecil di kita mana bisa?" kata Burmaras.Sedangkan Wakil Anggota Komisi Sutan Batoeghana justru menyatakan perubahan itu tidak masalah."Nggak masalah berubah-berubah. Itu kan isu perubahan," terang Sutan.
(lih/arn)











































