Subsidi BBM 2008 Turun Rp 1 T
Senin, 17 Sep 2007 15:33 WIB
Jakarta - Pemerintah dan komisi VII DPR RI menyepakati penurunan anggaran subsidi untuk BBM tahun 2008. Subsidi BBM turun sekitar Rp 1 triliun dari anggaran yang tercantum dalam nota keuangan 2008, yang semula Rp 46,702 triliun menjadi Rp 45,807 triliun.Penurunan ini disebabkan turunnya volume minyak tanah yang disubsidi karena adanya program konversi minyak tanah ke elpiji.Demikian isi kesimpulan raker Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/9/2007)."Penurunan ini dimungkinkan karena program konversi tahun depan diharapkan bisa berjalan lebih baik dari tahun ini sehingga minyak tanah yang disubsidi volumenya berkurang," ujar Dirjen Migas Luluk Sumiarso. Berdasarkan data dari Departemen ESDM, volume minyak tanah bersubsidi dengan program konversi di tahun depan akan berkurang dari 8,6 juta kiloliter menjadi 7,8 juta kiloliter. Sehingga subsidi minyak tanah turun dari Rp 26,434 triliun menjadi Rp 24,197 triliun. Sementara untuk volume premium bersubsidi tetap sebesar 16,95 juta kiloliter dengan subsidi Rp 7,868 triliun, solar volume tetap 11 juta kiloliter dengan subsidi Rp 10,02 triliun.Untuk volume elpiji yang disubsidi berdasarkan nota keuangan 2008 berjumlah 1,281 juta kiloliter dengan subsidi Rp 2,37 triliun. Dengan adanya konversi di tahun depan volume akan naik menjadi 2,013 juta kiloliter sehingga subsidi menjadi Rp 2,721 triliun. "Dengan program konversi ini memang akhirnya menambah subsidi untuk elpiji, tapi subsidinya tidak sebesar pengurangan subsidi minyak tanah," tegas Luluk.
(arn/ir)











































