Warga Semarang Serbu Minyak Goreng Murah
Selasa, 18 Sep 2007 11:36 WIB
Semarang - Saat harga kebutuhan naik menjelang Lebaran, pasar murah adalah hal yang paling ditunggu. Di Semarang, minyak goreng (migor) murah pun ludes diserbu warga.Berdasarkan pantauan detikFinance, ratusan orang yang rata-rata berstatus ibu-ibu memadati Lapangan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Semarang, Selasa (18/9/2007). Mereka rela mengantre demi mendapatkan dua liter minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu. Para petugas tampak cukup kewalahan karena dari waktu ke waktu, jumlah pengantre tidak berkurang, tapi malah tambah banyak. Beruntung, beberapa orang pengantre menitipkan kupon dan uangnya ke temannya agar antrean tak tambah mengular. "Ini bukan untuk dijual lagi lho Mas, tapi cuma titipan. Kalau antre sendiri pasar murahnya bisa ruwet," kata seorang ibu yang dikerubungi sambil membagikan minyak goreng dua literan kepada beberapa temannya. Camat Semarang Barat, Budi Cahyanto, mengatakan sebenarnya jumlah warga miskin di wilayahnya lebih banyak dari perkiraan Disperindag dan distributor minyak goreng PT Wilmart. Namun ia menyadari jatah 20 ribu liter harus dibagi dengan warga di Kecamatan Pedurungan. "Kategori miskin didasarkan pada Askeskin, pembagian raskin, dan data BLT (Bantuan Langsung Tunai)," katanya di lokasi.Hingga pukul 11.15 WIB, pasar murah minyak goreng dalam kemasan itu masih berlangsung. Atas penjagaan Satpol PP, polisi, TNI tertib dan pegawai kelurahan kegiatan itu berjalan tertib.Selain di Lapangan Karangayu, pada saat yang sama pasar murah minyak goreng juga digelar di Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, Semarang. Hingga saat ini, Disperindag dan PT WIlmart belum bisa memastikan kelanjutan pasar murah itu.
(try/qom)











































