Greenspan Kritik Kebijakan Populis Presiden Chavez

Greenspan Kritik Kebijakan Populis Presiden Chavez

- detikFinance
Selasa, 18 Sep 2007 12:31 WIB
Greenspan Kritik Kebijakan Populis Presiden Chavez
Washington - Mantan Gubernur Bank Sentral Alan Greenspan mengkritik pedas kebijakan populis yang diambil Presiden Venezuela Hugo Chavez. Ia menilai kebijakan populis hanyalah respons emosional.Kritikan itu disampaikan oleh Greenspan dalam bukunya "The Age of Turbulance: Adventures in a New World" yang dirilis Senin (17/9/2007) seperti dikutip dari AFP."Ekonomi populis menjanjikan banyak hal tanpa mempertimbangkan bagaimana mengongkosinya," kritik Greenspan dalam bab yang ia dedikasikan untuk Amerika Latin itu."Bukti terbaik bahwa kebijakan populis adalah respons emosional dan tidak berdasarkan ide adalah bahwa populisme tidak menyurutkan berulangnya kegagalan," tulis Greenspan yang memimpin The Fed dari 1987-2006 itu. Greenspan pun menyandingkan Presiden Chavez dengan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe."Hugo Chavez, yang menjadi presiden Vanezuela tahun 1999 mengikuti Mugabe. Ia memperkosa dan mempolitisasi industri minyak yang dibanggakan, dan kedua terbesar didunia setengah abad yang lalu," ujar kakek berusia 81 tahun itu.Greenspan pun membandingkan situasi di Zimbabwe dengan apa yang terjadi di BUMN minyak Venezuela, PDVSA. Di BUMN tersebut, Chavez menggantikan teknisi non politik dengan kroni-kroninya. Ia juga mengkritik anjloknya cadangan minyak Venezuela dari 3,2 juta barel per hari pada tahun 2000 menjadi 2,4 juta barel per hari pada tahun 2007. "Kebijakannya bisa membangkrutkan kebanyakan negara-negara lain. Namun sejak ia menjadi presiden, permintaan minyak dunia telah meningkatkan harga minyak mentah dunia hingga 4 kali lipat," kritiknya.Greenspan mengingatkan bahwa keberuntungan tidak akan selamanya mengikuti Chavez. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads