E&Y Ditunjuk Sebagai Auditor Neraca Awal Pertamina
Kamis, 20 Sep 2007 13:34 WIB
Jakarta - Neraca awal PT Pertamina (Persero) akan selesai terbentuk dalam 2-3 bulan ke depan, setelah Menteri Keuangan menandatangani persetujuan pemenang tender auditor keuangan Pertamina. Hal tersebut dikatakan oleh Meneg BUMN Sofyan Djalil ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta hari ini, Kamis (10/9/2007). "Pertamina sekarang pekerjaan yang mendesak adalah membuat neraca awal, sekarang itu mereka sedang diaudit kemudian dalam 2-3 bulan kemudian neraca awalnya sudah terbentuk," jelasnya.Kepala Divisi Komunikasi Pertamina, Wisnuntoro mengatakan, auditor yang ditunjuk pemerintah untuk membuat neraca awal Pertamina adalah Ernst & Young (E&Y)."Depkeu telah menunjuk Ernst & Young untuk membuat neraca awal kami," ujar Wisnu saat dihubungi detikFinance. Sofyan menambahkan, jika neraca awalnya sudah terbentuk, Pertamina bisa melakukan pencarian dana melalui penerbitan obligasi. "Kalau untuk cari pendanaan Pertamina tidak masalah. Tapi kan sebagai perusahaan yang neraca awalnya belum ada itu harus kita bereskan dulu, jadi paling lambat (neraca awal) 65-70 hari dari sekarang, saya kira baru seminggu kemarin sudah ditandatangani Menkeu," ujarnya. Sementara untuk rencana IPO Pertamina, Sofyan mengakui bahwa hal tersebut masih memerlukan kajian yang cukup lama. "Masih long way to go. Mereka harus bereskan dulu internalnya karena itu yang mendesak sekarang, karena value added-nya rendah sekali. Tapi kalau sudah bagus itu potensi besar sekali buat Pertamina," tandasnya.
(dnl/qom)











































