Investor Cina Lirik Bisnis Rotan dan Serat
Jumat, 21 Sep 2007 12:55 WIB
Jakarta - Dua investor Cina sedang melirik Indonesia sebagai tujuan bisnis rotan dan serat dengan nilai investasi mencapai puluhan juta dolar AS.Salah satu investor tersebut akan datang ke Indonesia pada akhir bulan ini, untuk menjajaki kolaborasi dengan pengusaha lokal dalam pengembangkan bahan baku rotan. "Jadi lebih ke bagaimana mengolah rotan sehingga bisa menghasilkan produk kualitas tinggi," kata penasehat Asosiasi Mebel Rotan Indonesia Yos Theosabrata usai pertemuan asosiasi dengan Menteri Perindustrian di gedung Departemen Perindustrian, Jalan gatot Subroto, Jakarta, Jumat (21/9/2007).Sedangkan investor Cina lainnya akan mengembangkan serat untuk jok dan matras. Yos menyarankan kepada pengusaha tersebut agar menggunakan jenis serat sawit yang mudah didapatkan di Indonesia.."Karena sawit di Indonesia melimpah tidak terpakai. Sampai bisa dibuang-buang," katanya.Walau Yos belum dapat memastikan angka investasi kedua investor tersebut. Namun Yos yakin dana investasinya akan mencapai puluhan juta dolar AS.
(lih/arn)











































