Laporan dari Roma
Dr. Massimiliano Fabian: Kopi RI Bisa Rebut Pasar Eropa
Jumat, 21 Sep 2007 21:52 WIB
Den Haag-Roma -
Indonesia berpeluang meningkatkan pangsa pasar kopinya ke benua makmur Eropa. Kebutuhan kopi dunia pada dekade ke depan akan meningkat sekitar 2 juta karung ukuran 60 kg. Hal itu dikemukakan Ketua Speciality Coffee Association of Europe (SCAE) Dr. Massimiliano Fabian dan Presiden Associazione Caffe Trieste Italia Dr. Vincenzo Sandalj pada acara temu bisnis dengan pengurus dan anggota Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Pusat di Jakarta.Kedua pejabat tinggi perkopian Eropa dari Italia itu melakukan misi kunjungan kerja ke Indonesia (12-19/9/2007), didampingi Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin, dengan membawa 7 pengusaha kopi negeri cappuccino dan espresso itu. Kunjungan ini merupakan program yang dirancang KBRI Roma bidang Pertanian dengan Asosiasi Kopi Trieste dan SCAE. Hadir dalam temu bisnis pengusaha kopi Italia dan pengurus dan anggota AEKI tersebut antara lain Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu. Menteri Pertanian diwakili oleh Dirjen P2HP Djoko S. Damardjati. Menurut Massimiliano Fabian, yang juga CEO perusahaan kopi Demus, pasar kopi saat ini sangat terbuka luas. Tidak ada kopi yang tidak diserap pasar selama persyaratan kualitasnya terpenuhi. Diperkirakan pada dekade ke depan kebutuhan kopi dunia akan meningkat sekitar 2 juta karung ukuran 60 kg. "Indonesia, mengingat potensi lahan dan peningkatan kualitasnya masih terbuka luas, sangat berpeluang untuk meraih pangsa pasar ini," demikian Fabian seperti dikutip dalam siaran pers KBRI Roma yang diterima detikcom hari ini, Jumat (21/9/2007).Sementara itu Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu menyambut baik kedatangan pengusaha kopi Italia tersebut dan menilai positif pertemuan bisnis semacam itu. "Karena dengan melihat langsung perkopian Indonesia, maka pengusaha kopi Italia dapat mengetahui potensi dan kemampuan Indonesia dalam menyediakan kopi dunia," ujar Mari. Menteri Mari mengharapkan kunjungan itu akan memberikan daya dorong bertambahnya sharing pasar kopi Indonesia untuk kawasan Italia dan negara sekitarnya. Selanjutnya menteri juga mendukung pastisipasi AEKI pada pameran tunggal Indonesia di Trieste pada November 2007 mendatang yang mengangkat tema Buah Tropis dan Minuman Indonesia dan mengharapkan agar AEKI ikut berperan aktif pada pameran kopi Espresso pada November tahun depan.
(es/es)










































