SBY: Kenaikan Harga Masih Wajar

Puasa dan Lebaran

SBY: Kenaikan Harga Masih Wajar

- detikFinance
Sabtu, 22 Sep 2007 11:00 WIB
Jakarta - Kenaikan harga-harga selama bulan puasa dan menjelang Lebaran ini dinilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih wajar. Namun pemerintah akan terus memantaunya."Saya bersama menteri-menteri yang terkait melakukan cek di pasar dan dari hasil peninjauan ternyata harga-harga kebutuhan ada yang tetap, ada yang naik sedikit dan ada yang turun sedikit. Dan saya melihat bahwa tingkat harga sekarang masih dalam tingkat yang wajar," jelas SBY.Hal itu disampaikan SBY kepada wartawan usai melakukan sidak di pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (22/9/2007). SBY didampingi oleh jubir Andi Malarangeng.Sejumlah menteri yang mengikuti kunjungan Presiden adalah Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Mentan Anton Apriyantono, Mensesneg Hatta Rajasa, Mensos Bachtiar Chamsyah, Kapolri Jendral Polisi Sutanto, Wagub DKI Fauzi Bowo.Presiden berharap para penjual bisa mendapatkan rejeki yang meningkat menjelang Lebaran. Namun ia berpesan, penjual jangan menaikkan harga yang bisa menyengsarakan pembeli.Menurut SBY, jika memang ada kenaikan harga yang wajar, maka pemerintah dan juga Bulog akan segera bertindak untuk melakukan stabilisasi harga. "Terutama untuk kebutuhan-kebutuhan seperti gula, minyak tanah dan minyak goreng," jelasnya.Pemerintah akan melakukan paduan antara mekanisme pasar dengan kebijakan pemerintah untuk terus menstabilkan harga-harga.Khusus untuk minyak goreng, SBY menjelaskan, harganya sempat naik cukup tinggi karena ada kenaikan CPO di luar negeri. "Karena itu, pemerintah melakukan kebijakan pungutan ekspor agar pasokan minyak goreng dalam negeri semakin besar dan ini akan membuat harga samakin stabil. Jadi saya lihat tadi memang wajar ada yang naik dan turun sedikit," pungkasnya. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads