Pemerintah mengkhawatirkan kepercayaan investor usai anjloknya IHSG dan mundurnya sejumlah pejabat sektor keuangan RI pekan lalu. Meski demikian, negara telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi efek buruk peristiwa tersebut.
Seperti diketahui, pemberitaan ekonomi RI ramai saat Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman mundur pada Jumat (30/1) usai IHSG anjlok pada Rabu (28/1) pekan lalu. Pada hari yang sama, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Wakil Ketua OJK, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) OJK, juga mengundurkan diri dari jabatannya.
Merangkum detikFinance, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan jika para pemain saham tidak perlu panik. Menurutnya, volatilitas jangka pendek merupakan bagian dari mekanisme pasar yang wajar dan tidak mencerminkan perubahan pada fundamental ekonomi nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Luhut memaparkan sejumlah usaha yang akan dilakukan untuk memberi perlindungan terhadap para investor. Adapun beberapa langkah yang tengah disiapkan mulai dari revisi dan memperkuat ketentuan mengenai kewajiban pengungkapan ultimate beneficial owner (UBO) bagi emiten utama, mendorong peningkatan free float saham emiten, serta mendorong percepatan demutualisasi BEI untuk meminimalkan benturan kepentingan dan memperkuat tata kelola.
Terakhir, Luhut mengatakan jika pemerintah akan sejalan dengan usaha OJK dan BEI untuk menaikkan batas atas investasi saham bagi dana pensiun (dapen) dan perusahaan asuransi hingga 20%. Sementara itu, istana juga bersuara melihat situasi lebam di pasar modal.
Presiden Prabowo mengatakan jika pemerintah akan berdiri teguh untuk mendorong pengelolaan pasar keuangan. Kemudian, berkomitmen mendukung perbaikan dan pengembangan pasar modal Indonesia demi terciptanya iklim investasi yang transparan dan berdaya saing global. Hal tersebut disampaikan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dikutip oleh detikFinance pada Minggu (1/2) lalu.
Lalu apakah janji-janji ini akan meredam kegelisahan para investor? Bagaimana peta kekuatan pasar modal RI saat ini? Ikuti diskusinya bersama Ekonom Senior INDEF, Tauhid Ahmad.
Beralih ke berita daerah, detikSore akan melihat dari dekat bagaimana Pohon randu alas raksasa berusia ratusan tahun yang menjadi ikon Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, akhirnya ditebang. Penebangan ini berdasarkan salah satu rekomendasi Fakultas Kehutanan UGM dalam rangka menjaga keselamatan warga.
Ada apa di balik penebangan pohon tua ini? Simak laporan langsung Jurnalis detikJateng selengkapnya.
Jelang petang nanti, detikSore akan membuka rahasia sejarah yang tergurat di sebuah goa di Sulawesi Selatan. Sumber sejarah berbentuk lukisan tersebut terletak di gua kapur, Leang Karampuang, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. Menurut BRIN, lukisan yang menggambarkan tiga figur menyerupai manusia sedang berinteraksi dengan seekor babi hutan tersebut berusia sekitar 51 ribu tahun.
Apa misteri yang bisa diungkap dalam lukisan purba tersebut? Ikuti kisahnya bersama
Ketua Tim Peneliti sekaligus ahli seni cadas BRIN, Adhi Agus Oktaviana dalam Sunsetalk detikSore.
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Jangan ketinggalan untuk mengikuti analisis pergerakan pasar saham jelang penutupan IHSG di awal acara. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"











































