Tunjuk 2 Pemenang Tender, Bulog Dapat Harga Beras Murah

Tunjuk 2 Pemenang Tender, Bulog Dapat Harga Beras Murah

- detikFinance
Senin, 24 Sep 2007 15:19 WIB
Jakarta - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mengumumkan 2 perusahaan pemenang tender impor beras total 50.000 ton dari Thailand. Perusahaan itu adalah perusahaan Thailand Ponglarp Co. Ltd dan perusahaan Singapura Toepfer International."Ponglarp dan Toepfer menang karena dia memberi penawaran harga terendah," ujar Ketua Panita Pelelangan Pengadaan Beras Luar Negeri Morino Mudjono dalam jumpa pers di Gedung Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (24/9/2007).Tender 50.000 ton beras Thailand ini dibagi dalam 5 slot. Untuk beras broken 5 persen, tujuan Jakarta 10.000 ton dimenangkan oleh Ponglarp Co. Ltd, dengan nilai yang ditawarkan Ponglarp sebesar US$ 351.88 per ton atau US$ 3.518.800.Ponglarp juga memenangkan tender beras broken 5 persen tujuan jakarta sebanyak 10.000 ton dengan US$ 355,88 atau total US$ 3.558.800Tender bagian ketiga yakni beras Thailand kualitas broken 5 persen tujuan Jakarta sebanyak 10.000 ton dimenangkan oleh Toepfer International dengan nilai tender US$ 358,50 US US$ 3,585.000.Slot keempat beras Thailand kualitas broken 10 persen tujuan Belawan, Medan, sebanyak 10.000 ton dimenangkap oleh Ponglarp senilai US$ 355,88 per ton atau total US$ 3.558.800.Slot kelima beras Thailand dengan kualitas broken 15 persen, tujuan Belawan Medan sebanyak 10.000 ton oleh Toepfer International senilai US$ 355 US per metrik ton atau total US$ 3.550.000.Untuk diketahui harga patokan tender Bulog untuk beras kualitas broken 5 persen adalah US$ 368,67 per metrik ton, untuk kualitas broken 10 persen US$ 362,24 per metrik ton dan kualitas broken 15 persen sebesar US$ 357,16 per metrik.Selain 2 trader beras tadi yang mengikuti tender adalah Louis Dreyfus dari Singapura, Thai Parboiling dari Thailand, Nidera Suisse dari prancis, New Continent dari Singapura, dan Charoen Popkhand Intertrade dari Thailand.Sebelumnya dalam tender ada 11 perusahaan yang mendaftar namun hanya 7 perusahaan yang lolos seleksi. "Para pemenang tender ini selanjutnya besok bisa melakukan kontrak dan melengkapi administrasi selanjutnya," ujarnya.50.000 Ton beras ini harus sudah sampai di Indonesia paling lambat 31 Oktober 2007. Untuk pengawasan impor Bulog akan menunjuk surveyor independen dan mengirim supervisi internal Bulog untuk mengawasi jalannya kedatangan beras dan pembongkaran.Tender beras 50.000 ton kali ini merupakan bagian dari 1,5 juta ton impor beras oleh Bulog tahun ini. Impor beras yang telah ditender sebanyak 1,250 juta ton, sisanya akan dilaksanakan melalui mekanisme government to government atau antar pemerintah. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads