Trump Pangkas Tarif Impor India Jadi 18%

Trump Pangkas Tarif Impor India Jadi 18%

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 03 Feb 2026 07:45 WIB
Trump Pangkas Tarif Impor India Jadi 18%
Presiden AS Donald Trump/Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein/File Photo Purchase Licensing Rights
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) memangkas tarif impor barang-barang asal India. Tarif dipangkas dari awalnya 50% menjadi cuma 18%.

Presiden AS Donald Trump langsung mengumumkan kesepakatan ini. Dia menggarisbawahi kesepakatan ini menjadi imbalan buat India karena berhenti membeli minyak dari Rusia. India sekarang akan membeli minyak dari AS, utamanya pasokan dari Venezuela.

Trump mengumumkan kesepakatan tersebut di media sosial setelah menelepon Perdana Menteri India Narendra Modi. India juga berkomitmen untuk melakukan impor besar produk AS, mulai dari batu bara, produk teknologi, hingga pertanian AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka juga akan bergerak maju untuk mengurangi tarif dan Hambatan non-tarif terhadap AS, menjadi NOL," kata Trump dikutip dari Reuters, Selasa (3/2/2026).

ADVERTISEMENT

Gedung Putih belum mengeluarkan pengumuman khusus soal kesepakatan ini, baik dalam bentuk pesan presiden maupun pemberitahuan Federal yang diperlukan untuk menjadi dasar kesepakatan tersebut.

Kesepakatan perdagangan sebelumnya dengan mitra dagang utama Asia lainnya, termasuk Jepang dan Korea Selatan telah mencakup komitmen untuk menginvestasikan ratusan miliar dolar ke industri AS, tetapi pengumuman India tidak menyebutkan investasi spesifik. Yang jelas, kesepakatan ini membuat India secara umum sejajar dengan negara-negara Asia lainnya dalam hal tarif sebesar 15-19%.

Saham-saham perusahaan besar India yang terdaftar di AS melonjak setelah berita tersebut. Perusahaan konsultan IT Infosys ditutup 4,3% lebih tinggi, perusahaan konsultan Wipro naik 6,8%, HDFC Bank naik 4,4%, dan dana yang diperdagangkan di bursa iShares MSCI India naik 3%.

Pengumuman Trump juga menambah sentimen positif terhadap produsen semikonduktor dan kecerdasan buatan, mengangkat indeks utama ke wilayah positif pada hari itu.

Lihat juga Video: Trump Bahas Negosiasi Tarif dengan India, Singgung Keanggotaan BRICS

(hal/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads